Buku Tamu


ShoutMix chat widget

30 April 2009

Purnama Kembali Di Atas Gentingmu

Waktu 3 bulan, siapapun pasti akan menyangsikan, dalam waktu sesingkat itu mampu untuk mendewasakan seseorang. Tapi, jika untuk merubah pola pikir, kita semua setuju waktu 3 bulan itu terlalu lama.

Setelah sempat kuarungi langit malam, bahkan kurang lebih 3 Masa Purnama. Kini, aku kembali.

Genting rumah yang kutinggalkan selama 3 bulan, kembali akan kusinari dengan Purnamaku, meskipun awan langit akan menutupi. Aku akan tetap berusaha berada di atas genting itu. Genting rumah yang seyogyanya membawakan masa depan yang lebih baik kepadaku.

Dua kata itu menjerit-jerit dalam hati ini ini selama 3 bulan itu. Menjerit-jerit dan menggema ke atas langit, bersatu dengan pujiannya hingga jauh, pun ke langit. Pujian yang jauh, dan jeritan hati yang menggema, kini kembali bersatu menjadi Purnama dan Genting.

Kerikil bahkan jurang pemisah, sudah kita lalui. Kembali kini ingin kusampaikan, Purnama ini, tidak akan meninggalkan Gentingmu untuk yang kedua kali. Selengkapnya......

28 April 2009

Dua Hal Sekaligus

Mengapa pelaku kejahatan lebih banyak daripada pelaku kebaikan?

Dari sebuah surat yang sangat pendek, Allah menerangkan ilmu-Nya kepada kita. Bahkan dari potongan ayat-Nya saja, sudah mampu menjawab fenomena alam sekaligus memberikan tuntunan-Nya kepada kita.

Sangat sulit sekali bagi manusia untuk dapat membuat kalimat yang pendek, tapi di dalamnya terdapat dua hal sekaligus. Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan sekaligus juga tuntunan atau arahan yang terkandung dari kalimat yang pendek tadi.

Kita semua berdoa, semoga Allah berkenan memberikan ilmu-Nya kepada kita, meskipun hanya sedikit.

"Yâ 'Alîm, A'Limnâ Mâ Lam Na'Lam".

Mengapa pelaku kejahatan lebih banyak daripada pelaku kebaikan?

Seseorang yang berbuat sesuatu, pasti karena ada suatu dorongan. Baik dorongan itu berasal dari luar, atau dari dirinya. Dorongan yang berasal dari luar, selanjutnya kita sebut Nasehat, dan dorongan yang berasal dari dalam, selanjutnya kita sebut Keinginan.

"Tawâshau bil haq wa tawâshau bish-shabr".

"Serta saling MENASEHATI untuk kebenaran dan saling MENASEHATI untuk kesabaran".

Perhatikan. Kalimat yang pendek ini, akan mampu menjawab fenomena alam sekaligus arahan untuk kita.

Perhatikan. Ketika Allah menyuruh kita untuk menasehati dalam kebenaran, bersama dengan itu pula Allah menyuruh kita saling menasehati dengan kesabaran.

Artinya, jika ingin menasehati dalam kebenaran, kita membutuhkan kesabaran, kita membutuhkan timing yang tepat, ketelitian, kejelian dan cermat untuk mengungkapkan sebuah kebenaran.

Dengan kata lain, kita membutuhkan energi yang lebih besar jika ingin menasehati dalam kebenaran. Energi yang besar itu adalah kesabaran. Kesabaran itu sangat berkaitan erat dengan waktu. Ada ketelitian dan kecermatan dalam sebuah kesabaran. Ketelitian, sepenuhnya bergulat dengan waktu. Cermat, sepenuhnya awas terhadap waktu. Maka sangat tepat, jika awal surat ini didahului dengan Demi Masa, Demi Waktu.

"Tawâshau bil haq wa tawâshau bish-shabr".

Allah tidak menggandengkan kesabaran dengan nasehat dalam kejahatan.

Artinya, jika untuk mendorong melakukan kejahatan, tidak dibutuhkan energi lebih seperti energi tambahan (kesabaran) dalam mendorong melakukan kebenaran.

Seperti itulah aturan-Nya. "Energi tambahan dibutuhkan dalam melakukan kebenaran, tapi tidak dibutuhkan dalam melakukan kejahatan".

Inilah maksud saya dua hal sekaligus yang terkandung dalam kalimat pendek. Jawaban atas pertanyaan, sekalgus arahan yang harus kita lakukan. Selengkapnya......

27 April 2009

The Second Chance

25 April . . . .

08.08 Aku mulai berangkat, tujuanku adalah warnet 13, dia bilang, dia hampir selesai di pasarnya. Setiap hari minggu, dia memang selalu menemani ibunya membeli lauk pauk ke pasar.

Pertemuan aku dan dia nanti adalah pertemuan pertama kami setelah lama kita berpisah. Entah apa yang harus kukatakan padanya nanti, aku hanya ingin kembali melihatnya, aku rindu dengan perasaan disayang olehnya.

08.28 Aku sudah admin di Warnet 13, tapi dia belum juga sms. Aku cemas. Aku sms dia.

08.40 Dia masih belum datang. Warnet penuh oleh anak SMP. 3 tahun lalu, emblim seragamku adalah SMP itu.

08.45 Dia datang.

Deg.

Sesaat, detak jantungku seolah berhenti. Aku tidak berhenti menatap wajahnya. Wajah yang sudah lama sekali tak kulihat. Aku betul-betul merindukan pemilik wajah ini.

10.00 Kumohonkan maafku padanya. Aku berharap dia memberikan kesempatan kedua untukku.
Thanks honey.
You give me the second chance.

10.05 Berangkat ke Kota. Dia pengen Refresh. Nonton! Dah lama aku dan dia ga nonton.

10.35 Sampai di Grage. Ticket belum dibuka. Tapi dia sudah milih film di Studio 2, Halloween !

11.00 Ke Gramedia dulu sambil nunggu. Dia cuma mau nunjukkin buku yang pernah dia beli buat aku. "Tes Masuk NUS (National University of Singapoor)".

11.20 Udah banyak antrian ticket, tapi cuma di Studio 1 dan 3. Studio 2 kosong. Kitapun sepakat mau nonton Halloween. Beli 2 ticket, di D3 dan D4.

11.30 Dia ngajak jalan keluar dulu beli otak-otak. Studio 2 baru dibuka jam 12.30 masih 1 jam lagi.

11.50 Sudah di Grage lagi. Dia ngajak ke Texas pengen beli minum katanya. Di sana, aku ngobrol banyak. Kali ini, dia jadi pendengar. Aku cerita perbedaan Rival dan Real.

12.20 Ke Studio 2. Udah dibuka ternyata. Fyuhh.. Kosong banget. Dia pengen duduk di tempat yang agak tengah katanya. Jadi kita duduk di D4 dan D5. Tapi dia pengen ke tengah lagi, jadi di D5 dan D6.

12.30 Halloween mulai. Wah ini film bener-bener. Lebih dari horor. Ceritanya, ada anak yang punya kelainan, kayak psikopat gitu. Dia bunuh siapapun yang dia mau. Film ini, mungkin tiap 10 menit sekali, ada 1 orang yang dibunuh. Cara ngebunuhnya itu yang bikin serem. Dia berkali-kali teriak dan memukul-mukul tangan saya jika si tokoh utama mulai membunuh.

14.10 Keluar dari Studio 2. Turun ke Musholla. Sholat Dzuhur.

14.30 Keluar dari Grage. Tujuan berikutnya adalah Warnet 04. Tapi, Warnet 04 tutup. Dia pun ngajak ke warnet baru.

15.10 Sampe di warnet baru itu. Waah. Nyaman. Ada bantalnya. Setelah dilihat. Yaampuun. Ini Warnet 4 ! Kita berdua emang ga pernah jauh dari angka 4 dan 13.

16.30 Keluar dari Warnet 4. Hujan !
Waah. Aku harus antar dia pulang hujan-hujanan. Ini bukan hanya basah. Kita basah kuyup. Tapi aneh, di tengah basah-basahan, kita hanya tersenyum sepanjang jalan.

16.40 Dia sampai di rumahnya. Akupun pulang.

Selama sehari itu. Aku terus menerus mengingatkan dia tempat-tempat yang pernah kita datangi.
- Apita
- Rumah Tetehnya
- Bukit (pasti dong !)
- Nonton
- 2X makan di KFC
- Warnet 13 dan 04

Sehari itu juga, dia cerita lagu-lagu yang selalu dia nyanyiin selama kita ga ketemu.

Selama hari itu juga, aku tersenyum. Karena bisa kembali bersamanya.

"Kita tidak sedang mimpi khan?" Selengkapnya......

Kembali Ke Bukit

26 April . . .

Pukul 05.35
Lewat hegar sambil bilang,

"Hegar tuh saksi kuatnya saya memegang janji, dulu kelas 3 SMP pernah janji, ga akan ke hegar-hegar lagi, dan ternyata sampe sekarang enggak, walaupun udah lupa alasan kenapa sampe janji kayak gitu".

Dia langsung nanya,

"Pernah baca tentang Dua sahabat yang lagi jalan di padang pasir belum? Di dudung.net."

"Di dudung.net? Belum. Tapi tentang Dua sahabat yang kehabisan makanan bukan?"

"Bukan ! Jadi gini, mereka tuh sahabat yang baik banget. Tapi, ketika di padang pasir, si A mukul si B, si B kemudian nulis di pasir,
"Dia, sahabat terbaikku, hari ini menyakitiku".
Suatu ketika, si B hampir tenggelam, ternyata si A datang menolong, dan selamatlah si B. Si B kemudian menulis di atas batu,
"Dia. Sahabat terbaikku, hari ini menolongku".
Ini membuat si A terheran-heran. Dia pun bertanya,

"Kenapa kau tulis kejahatanku padamu di atas pasir, sementara kebaikanku padamu kau tulis di atas batu?".

Si B menjawab,

"Kejahatanmu padaku, kutulis di atas pasir, agar angin memaafkan itu mudah menghapusnya. Tapi, kebaikanmu kutulis di atas batu, agar aku tidak pernah lupa akan kebaikanmu padaku".
Jadi..."

Ketika itu, aku dan dia siap-siap melewati tanjakan, kita mau ke bukit, kita pengen lihat matahari terbit dari atas sana, ketika itu dia bilang,

"Jadi, kalau misalnya kamu comment-comment-an ma adik-adik kelas, saya tulis di tanah deh, biar hujan yang menghapusnya dari tanah, yah?"

Dia tersenyum. Aku mengelak.

"Tapi, kalau jauh-jauh datang, ngelewatin jalan yang jelek, nganterin ke bukit lihat matahari terbit, itu ditulisnya di atas batu dong. Iya khan?"

"Iya.."

Bukit ini saksi. Setelah lama kami tidak menginjakkan kaki di bukit ini, kini aku kembali membawa dia. Kembali membawa dia kepada keindahan alam, yang sesungguhnya menggambarkan indahnya hati ini ketika bersama dengannya.

Semoga dia bisa merasakannya. Selengkapnya......

26 April 2009

Cegukan terlama (29 tahun)

. . . . . Lanjutan dari "Imam Shalatnya Aa Gym !"

Selasa, 3 Juli 2007
15.46 Materi dari DEPUTI MENPORA, bidang Pengembangan Kepemimpinan Pemuda :
DR. M. Budi Setiawan
Track Record beliau, TOP !

PERSPEKTIF PEMBANGUNAN PEMUDA

Pemuda itu, harus ahli dalam bidang :
1. Bahasa Inggris;
2. Diskusi;
3. Seni.

Masih dari Pak Budi :
Integritas = Kesatuan --> Sumpah Pemuda :
Oneness of Geographical Boundary
Oneness of Nation, Nationalism
Oneness of (official) Language

Sumpah itu tidak sama dengan Ikrar. Sumpah mengandung konsekuensi, tapi ikrar tidak mengandung konsekuensi.

TANTANGAN GLOBAL :
1. Modernisasi, Globalisasi;
~> Indonesia, negara ke-2 terbesar dalam situs porno.
2. Borderless World (Tidak terbatasnya dunia);
3. Keunggulan Kompetitif (Language, Skill, . . . . . . )
4. Multinasionalisme
5. Internasionalisme
6. Peaceful Oriented
7. Egaliter (sama)

PEMUDA : WHO, HOW and WHERE
A. Biologis : 15-35 tahun
B. Psikologis : Sifat labil, senang hal baru (rentan pengaruh)
C. Ideologis : Agen Perubah
D. Demografis : Pewaris Peradaban.

*) Selingan : Ada yang minta air, dikasih (ditodong) pistol malah sembuh --> orang yang cegukan.

*) Cegukan / Tersedu / Hickup terlama di dunia (29 tahun)

17.00 Dari Managemen Qalbu
BEBAS KOMIBA ;
- BErantakan, rapihkan
- BASah, keringkan
- KOtor, bersihkan
- MIring, luruskan
- BAhaya, amankan

Next On . . . .

Aku jadi "Aa Gym" !

Belajar Menyelam + Out Bond ke Pulau Untung Jawa Selengkapnya......

24 April 2009

Imam Sholatnya Aa Gym !

. . . . Lanjutan dari Dianter Pak Dodi ke Labschool.

Selasa, 3 Juli 2007
06.30 Upacara Pembukaan BTPI di SMA Labschool dan pemberangkatan peserta menuju Tanjung Priok dengan Bus yang berisi sesuai dengan Regu masing-masing peserta.

07.30 Upacara sebelum memasuki kapal perang, kemudian perkenalan para TNI AL yang terlibat di atas kapal (perkenalan dilakukan di atas kapal).

10.00 Kapal masih belum berlayar, karena hari ini hanya untuk pemberian materi.

10.30 Perkenalan tim Managemen Qalbu yang akan terlibat, sekaligus games-games pengisi waktu.

11.45 Makan siang dan Pengondisian peserta dengan barang-barangnya ke dalam Deck Kapal

12.00 Shalat Dzuhur dengan Imam : Aa Gym, dan sekaligus mengisi materi setelah sholat.

"PROFILE REMAJA SHOLEH"
RUMUS 7B
1. Beribadah dengan benar dan Istiqomah;
2. Berakhlak terpuji;
3. Belajar dan berlatih tiada henti;
4. Bekerja keras dengan ikhlas;
5. Bersahaja dalam hidup;
6. Bantu sesama;
7. Bersihkan hati, selalu.

Masih dari Aa Gym :
*) Cinta dunia, sumber segala kehancuran.
*) Sukses itu memberi, bukan memperoleh !
*) Bayangkan, setiap saat kita membawa 1 kantong tomat busuk, apa yang terjadi? Lalu bagaimana bila hati yang selalu kita bawa, justru busuk ??!
*) Cacian dan pujian, sama dengan ember jatuh ! Hanya gelombang udara. Jadi kenapa kita harus sakit hati bila dicaci ? Atau bangga bila dipuji ?
*) Teko, hanya mengeluarkan isi teko. Kalau ada orang yang menghina, berarti dia hina, karena isinya hina.
*) Tidak ada kata GAGAL.


Next On . . .



Cegukan / Tersedu / Hickup terlama di dunia (29 tahun)

Aku jadi "Aa Gym" ! Selengkapnya......

23 April 2009

Dianter Pak Dodi Ke Labschool

. . . . lanjutan dari Aku Ditunjuk Menpora .


BINA TAQWA PELAJAR INDONESIA (BTPI) 2007

Ahad, 1 Juli 2007
06.00 SMAN 1 Subang masih dalam gradasi hijau dengan rumputnya yang bertopikan embun, aku sudah berada di sana, bersama A Toto, A Pandu dan A Aef. Kita berempat adalah perwakilan dari Subang untuk kegiatan Bina Taqwa Pelajar Indonesia di SMA Labschool.

07.00 Pak Dodi datang ke SMANSA dan dengan lambaian tangan Pak Rukmana, kitapun berangkat ke Labschool.

11.30 Daftar ulang dan Peserta BTPI yang ditunjuk dari Menpora (salah satunya aku), menginap di Wisma Universitas Negeri Jakarata (UNJ) selama 2 hari.

Senin, 2 Juli 2007
10.30 Peserta yang ditunjuk Menpora, berkumpul untuk didata di Multimedia Room LABSCHOOL Jakarta, sekaligus memperkenalkan apa itu BTPI.

BTPI adalah program SMA LABSCHOOL Jakarta setelah melihat kegiatan Pesantren Kilat. BTPI sudah ada sejak tahun 1995 dan selalu bekerja sama dengan TNI AL. Pesertanya dari berbagai Provinsi dan sekolah-sekolah di Indonesia. Tujuan BTPI adalah untuk mencetak generasi yang religius yang memimpin negeri ini.

Khusus untuk BTPI tahun ini, SMA LABSCHOOL bekerjasama dengan Daarut Tauhid Bandung. Jumlah peserta 230 orang, 110 siswa di antaranya adalah diundang dan dibiayai oleh Menpora, 120 siswa lainnya datang dengan biaya sendiri. BTPI tahun ini diselenggarakan selama 4 hari, sejak 3-6 Juli 2007 di atas KRI Makassar 590, Kapal Perang terbaru yang dimiliki oleh TNI AL. Ke-230 peserta yang ada tersebut berasal dari 16 Provinsi dan 68 sekolah yang ada di Indonesia.


Next On . . .



Imam Sholatnya Aa Gym !

Cegukan / Tersedu / Hickup terlama di dunia (29 tahun) Selengkapnya......